SOSIAL EKONOMI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

AGROFORESTRY

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

PEMETAAN PARTISIPATIF

Mengetahui Kepastian Wilayah. Peta Potensi dan kawasan kelola masyarakat. Menyusun rencana lokasi pengembangan DA REDD+. Meningkatkan kapasitas SDM masyarakat karena melibatkan partisipasi masyarakat.

EKOSISTEM HUTAN

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

17 Des 2014

Pembuatan Demplot Agroforestry


ForClime Kabupaten Kapuas Hulu membuat demplot percontohan agroforestry. "Tujuan pembuatan demplot ini adalah memberikan pembelajaran dan pembinaan cara budidaya tanaman dengan sistem agroforestry kepada masyarakat, sehingga lahan termanfaatkan dengan baik" Ujar Jarau, Tenaga Ahli Pertanian dan Peternakan saat tiba di Putussibau. Lokasi demplot ini dilakukan di wilayah kerja program ForClime yaitu di beberapa lahan-lahan kosong milik Fasilitator Desa dan Pemandu Lapangan. Di Kecamatan Embaloh Hulu ada 2 demplot yaitu di Desa Menua Sadap dan Benua Ujung, sedangkan di Kecamatan Batang Lupar berada di Desa Sepandan, Lanjak Deras dan Labian.

Bibit Kakao

Tanaman utama dalam sistem agroforestry ini adalah tanaman Kakao. "Memilih kakao sebagai tanaman utama dalam demplot sistem agroforestry ini karena nilai ekonominya tinggi" Ungkapnya. Sistem agroforestry yang akan diterapkan pada demplot ini adalah agroforestry 4 strata. Untuk strata 1 adalah tanaman palawija, strata 2 adalah tanaman kakao, srata 3 adalah tanaman buah-buahan, sedangkan strata 4 adalah tanaman kehutanan. Narasumber demplot ini adalah Pak Charlie Tenaga Ahli Agroforestry dari GIZ ForClime TC.

Salah satu rencana lokasi demplot

Yang sudah dilakukan dalam pembuatan demplot agroforestry ini adalah pengadaan polybag, pengadaan pupuk organik media tumbuh, pengadaan bibit F1 dari Balai Pusat Penelitian Kakao dan Kopi, pengadaan pupuk organik persiapan lubang tanam, memesan bibit buah-buahan seperti alpukat, kelengkeng sawo dan lain-lain. Menurut Pak Jarau, untuk kegiatan selanjutnya di tahun 2015 nanti adalah persiapan lahan yaitu pembuatan lubang tanam untuk penanaman dan dilanjutkan pemeliharaan. "Kami berharap demplot ini bisa berjalan lancar dan bisa dijadikan contoh oleh masyarakat nantinya" Ujarnya.

DPMU Kapuas Hulu Bangun Pembibitan Tanaman Kehutanan



DPMU Kapuas Hulu dari ForClime FC membangun lokasi pembibitan persemaian tanaman kehutanan di KPH. Kegiatan ini berkaitan dengan kegiatan DA REDD+ program ForClime di wilayah KPH. "Apa yang kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan bibit masyarakat sekitar dengan harga terjangkau," kata Pak Jarau Tenaga Ahli Pertanian dan Peternakan. Pembibitan ini rencananya akan dimanfaatkan juga oleh kegiatan-kegiatan penanaman dari KPH. Pembangunan lokasi pemibibitan persemaian ini dimulai bulan November tahun 2014 ini dan akan dilanjutkan pada tahun 2015 nanti.

Bibit yang nantinya akan disemai adalah bibit-bibit tanaman kehutanan seperti Belian, Meranti, Tengkawang, Gaharu, Tembesuk dan lain-lain. Perkembangan pembangunan lokasi pembibitan persemaian ini sudah dalam tahap pembersihan lahan dan pembuatan petak serta paritnya. Sedangkan untuk pembuatan gudangnya masih dalam tahap penancapan tiang gudang. Rencananya di tahun 2015 nanti akan dilanjutkan pembangunan gudang, pembuatan naungan, pengadaan bibit dan pupuk serta pemeliharaan.

"Kami berharap semoga pembuatan pembibitan persemaian tanaman kehutanan di jalan Lintas Utara Mataso bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh membeli bibit tanaman kehutanan yang diperlukan, dan dengan harga yang terjangkau," ungkapnya.

12 Des 2014

Persiapan Penetapan REL Kapuas Hulu


Dalam rangka persiapan penetapan REL Kapuas Hulu, ForClime baik FC maupun TC mengadakan workshop yang mengundang beberapa instansi dan NGO. Workshop tersebut dimaksudkan untuk bersama-sama merumuskan hal-hal terkait penetapan REL Kabupaten Kapuas Hulu serta metode yang digunakan dalam merumuskan sebuah sistem monitoring dan pelaporan yang dapat diverifikasi.


Workshop yang diadakan di aula losmen Merpati pada tanggal 17-18 November 2014  dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas Hulu. Selain dihadiri oleh instasi dari kabupaten, workhop ini juga dihadiri oleh instansi dari provinsi seperti BKSDA dan Dinas Kehutanan Provinsi.


Sebelum berdiskusi untuk menentukan komponen dan metode terkait penetapan REL, pemateri dari ForClime TC (GIZ) dan ForClime FC (NPMU) memaparkan mengapa harus menetapkan REL dan hasil simulasi penghitungan REL. Bahwa dalam REDD+, untuk mengetahui dan menilai jika kita sudah mengurangi emisi atau kegiatan mitigasi dari dari sektor kehutanan kita harus mempunyai data dasar (REL) Reference Emission Level atau tingkat emisi acuan  untuk mengukur bahwa ada pengurangan emisi.

Workshop berjalan lancar dan menghasilkan komponen-komponen yang akan digunakan dalam penghituungan REL Kabupaten Kapus Hulu, metode serta langkah-langkah kegiatan MRV ke depan.