19 Mar 2013

PELATIHAN SUISTANBLE ASSESSMENT LIVELIHOOD (SLA) KABUPATEN KAPUAS HULU


Putussibau. Sebagai kabupaten yang dikaruniai dan dianugerahi sumberdaya hutan yangcukup luas, kita patut bersyukur dan wajib mengurusnya secara optimal dan memanfaatkannya secara berkelanjutan serta dijaga kelestariannya untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa dinikmati bagi generasi sekarang maupun generasii mendatang, sebagaimana diamanatkan undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan pasal 3,dimana penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
 Program kehutanan dan perubahan iklim atau forclime ini selain bertujuan untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar dan didalam kawasan hutan. Hal ini juga selaras dengan visi Bupati Kapuas Hulu 2010-2015, salah satunya melalui upaya penyelenggaraan kehutanan kabupaten yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Selain itu, melalui program ini juga akan dapat diperoleh strategi pengelolaan hutan lestari dan berwawasan lingkungan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca.
 Kemudian melalui program ini juga akan dilakukan pengembangan kapasitas masyarakat kabupaten kapuas hulu, melalui beberapa pelatihan, salah satunya adalah Pelatihan Sustainable Livelihood Assessment (SLA) yang diselenggarakan di Hotel Merpati sejak tanggal 25 Februari – 8 Maret 2013. Dimana pendekatan SLA ini akan digunakan untuk melakukan penilaian cepat sekaligus penyusunan proposal investasi jangka pendek maupun jangka panjang di tingkat desa. Para peserta yang terdiri dari 16 fasilitator desa, staf teknis DPMU Kapuas Hulu dan staf penyuluh kehutanan saling berkoordinasi dan berdiskusi aktif demi mencapai tujuan program forclime di kabupaten kapuas hulu yang sampaikan oleh Trainer dari FIELD Indonesia, dan dbantu oleh 2 orang pemandu lapangan yakni fasililitator kecamatan Embaloh Hulu dan Batang Lupar maupun dari NPMU. “ kami menyambut baik program ForClime dan mendukung sepenuhnya apa saja yang sudah menjadi kesepakantan bersama dan melibatkan fasilitator di 16 desa yang ada di kawan DA ( Demontration Activiety)” ujar Hasan dalam sambutannya. (IK/AB)

0 komentar:

Poskan Komentar